GOOD – GOD = O
BEST + A = abest, baest, besat, besta, BEAST
Apa yah itu tadi?
Ini penjelasannya,, (lumayan aneh lah.. tapi ngga apa-apa, hehe
)
1*
GOOD – GOD = O
Kebaikan tanpa menyertakan Tuhan, hasilnya Nol!
‘Baik’ emang relatif.
Dalam arti gini. Pernah kan kita semua berbuat, bertindak, bertingkah, berpikir, berucap, berangan, ber apa aja, yang menurut kita itu baik, berawal dari cita-cita yang baik, bercara baik, dan berdampak baik.
Tapi sering kita lupa menggali relung yang paling dalem (halah
).
buat menyelidiki hati lagi, buat mencari tau,
atas dasar apa kita anggap hal itu baik, kenapa n kog bisa,
dan apa bener ini yang Tuhan mau.
Bukan sekedar mikir dua, tiga, atau tujuh kali sebelum bertindak,
tapi lebih kepada menanamkan hikmat dalam diri kita
dan menuangkannya pada permaknaan yang hendak diwujud nyatakan.
2*
BEST + A = abest, baest, besat, besta, BEAST
Yang terbaik, jika ditambah dengan ketiadaan (A), hasilnya bisa tanpa makna, bahkan mungkin.. buruk.
Segala yang terbaik yang boleh kita rencanakan, pikirkan, angankan, lakukan, ucapkan, apa-apakan,
kalo ditambah dengan ketiadaan, ditambah dengan hal-hal yang tidak pada tempatnya, tidak sesuai porsi dan kadarnya, atau juga tidak tepat waktunya,
maka akan kehilangan makna (menjadi abest, baest, besat, besta),
bahkan dapat pula melahirkan hasil yang kurang baik (beast).
“Terimakasih buat mbak Esti dan mas Yosef,
yang mengajari aku banyak hal,
khususnya tentang tulisan ini,, Gbu.”
=)
Senin, 20 Juli 2009
Ketika semakin mengerti bahwa tak ada yang cukup layak
untuk mengganti ungkapan perasaan kita.
Tuhan,
Ampuni aku yang kerap membuat mereka terluka,
Pulihkan mereka yang tersaikiti olehku.
Thanks God..